Tragedi Letusan Gunung Krakatau

199 views

Tragedi Letusan Gunung Krakatau - Letusan gunung api krakatau merupakan letusan gunung api paling dahsyat dan paling besar dalam sepanjang sejarah manusia, letusan yang terjadi pada tahun 1883 ini telah memakan banyak sekali korban jiwa bahkan berdasarkan data yang ada di wikipedia total korban jiwa mencapai 35.000 orang bertapa dahsyatnya letusan gunung krakatau yang berada dikepulauan krakatau tersebut.

Pada fase awal letusan krakatau tidak menunjukan gejala yang sangat signifikan hanya sebatas gempa vulkanik dan semburan abu vulkanik dalam sekala kecil bahkan warga-warga disekitarnya tidak terlalu memperdulikan fase awal tersebut karena memang gejala vulkanik ringan sangat sering terjadi jadinya warga sudah terbiasa akan hal tersebut dan juga tidak mau terlalu ambil pusing akan hal tersebut akan tetapi lama kelamaan abu vulkanik yang disemburkan oleh gunung api raksasa tersebut semakin besar bahkan sampai menutupi kota batavia.

ilustrasi-letusan-gunung-krakatau

Warga sekitar masih saja tidak mempedulikan hal tersebut dan masih menjalani aktivitas seperti biasanya, fenomena dan fase awal dari letusan krakatau ini berselang selama kurang lebih 7 hari sampai akhirnya benar-benar menutupi langit disekitar wilayah tersebut tidak ada perbedaan siang dan malam seluruh wilayah yang berdekatan dengan gunung api tersebut tertutup oleh pekatnya abu vulkanik.

Para ilmuan belanda mulai menyelidiki aktivitas gunung krakatau yang cenderung semakin aneh saja aktivitasnya beberapa kapal belanda mulai berangkat keperarian seiktar dan menemukan beberapa bongkahan batu besar yang dinilai bukan merupakan sesuatu yang biasa, jika memang ini letusan ringan tidak mungkin sampai mengeluarkan batu sebesar itu.

Ilmuan belanda tersebut merasa kesulitan untuk menyelidiki fenomena alam tersebut pasalnya ukuran gunung yang dinilai kecil tidak mungkin mengeluarkan batu vulkanik yang sangat besar akan tetapi banyak yang tidak menyadari termasuk warga setempat bahwa krakatau adalah gunung api aktif yang tertanam dilaut sekilas jika dilihat dari darat memang ukurannya kecil karena badan hingga kaki gunungnya berada didalam laut sehingga banyak orang yang tidak menyadari hal ini.

Baca Juga :   Kisah Sunan Muria Dalam Sejarah Walisongo

Pada akhirnya pada tanggal 26 agustus 1883 krakatau meletus dengan sangat dahsyat, kapal-kapal yang berada diwilayah itu tertutup oleh abu vulkanik yang sangat besar sekali para warga yang memiliki tempat tinggal disekitar wilayah tersebut terpaksa menggungsi ke area yang lebih tinggi lagi dikarenakan selain adanya letusan fenomena alam ini juga menyebabkan tsunami yang menggulung pemukiman warga disekitarnya.

Dampak korban jiwa pun semakin banyak bukan hanya karena letusan gunung tapi juga ada yang menderita ispa, tertimbun abu vulkanik, terpanggang oleh lava vulkanik, tersapu tsunami dan juga menderita gangguan pendengaran akibat suara letusan gunung krakatau yang sangat besar sekali.

Efek dari letusan gunung ini juga merembet sampai australia hampir sekitar 30% daratan australia tertutupi oleh abu vulkanik gunung krakatau ini, bahkan suara letusannya juga terdengar hingga benua bagian selatan yaitu norwegia dan denmark.

Banyak yang mengatakan bahwa suara itu adalah suara dari meriam tentara yang sedang perang akan tetapi mereka baru menyadari ketika wilayahnya mulai tertutupi oleh abu gunung krakatau mereka menyadari bahwa letusan itu adalah letusan gunung api paling mengerian dalam sejarah umat manusia.

Selain itu dampak geografis yang disebabkan oleh letusan gunung krakatau ini adalah terciptanya gunung baru yaitu gunung anak krakatau dan ada juga yang mengatakan bahwa terpisahnya pulau sumatera dan jawa disebabkan oleh fenomena ini.

Tags: #Nusantara #Sastra #Sejarah

Leave a reply "Tragedi Letusan Gunung Krakatau"

Author: 
    author
    Hallo, dapatkan tulisan seputar kata kata bijak, kata mutiara dan kumpulan ucapan terbaru disini, gratis setiap harinya jangan sampai ketinggalan.